Maintenance Mesin Pembangunan Pabrik Es Konsultasi Franchise & Bisnis Es

Screenshot 2023-09-18 134517

Proses Pembuatan Es Balok

Proses Pembuatan Es Balok

Mekanisme pembuatan es balok yang efektif sangat penting bagi perusahaan yang ingin memproduksi es balok dengan jumlah yang sangat banyak. Apalagi untuk kegiatan berbisnis. Tidak hanya dapat menghemat waktu, sistem produksi es balok yang efektif juga akan menghemat biaya operasional. Hal ini bisa jadi karena adanya penghematan tenaga kerja, konsumsi listrik, maupun hasil panen es balok.

Tapi, bagaimana dengan sistem es balok itu sendiri? Disini Anda akan dijelaskan bagaimana cara proses produksi es balok. Mari simak selengkapnya, yuk!

Apa itu Sistem Pembuatan Es Balok?

Proses pembuatan es balok
Mesin Es Balok PND

Umumnya, proses pembuatan es balok merupakan sebuah proses produksi es yang melibatkan proses pendinginan atau pembekuan. Anda mungkin menemukan beberapa cara memproduksi es balok, baik secara direct cooling maupun indirect cooling.

Kenyataanya, perbedaan proses terletak pada prinsip pendingin yang digunakan. Proses produksi es balok indirect cooling biasanya dikenal juga dengan sistem brine tank atau tipe air garam. Sementara sistem produksi menggunakan mesin es balok otomatis dikenal dengan tipe direct cooling.

Keduanya memiliki persamaan dalam halnya pendinginan, yakni menurunkan suhu air baku hingga membeku dalam sebuah cetakan es. Tetapi, ada beberapa perbedaan antara sistem direct cooling dan brine tank. Perbedaan tersebut terlihat dari sisi alat produksi, cara kerja, hingga mekanisme panen es.

Perbedaan proses pembuatan es balok

Sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, proses produksi es balok bisa dibedakan menjadi dua kategori. Berikut adalah penjelasannya:

Sistem Brine Tank

proses pembuatan es batu balok
(Infonews)

Cara pembuatan es balok ini dilakukan secara manual. Proses pembuatan es balok ini dikenal sebagai proses pembuatan dengan air garam, sistem tanah, atau produksi es balok sistem amonia.

Mengapa disebut sebagai sistem air garam? Karena proses pembekuan es balok menggunakan garam untuk menaikan titik beku air. Karateristrik lain dari sistem ini yaitu memakai amonia sebagai media pendingin serta cetakan es balok yang terletak di dalam tanah.

Namun, jenis pembuatan es balok ini memiliki beberapa kekurangan. Hasil es balok tidak higienis dan proses pembekuan es balok membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, juga membutuhkan investasi perlengkapan yang cukup memakan biaya.

Proses pembuatan es batu balok juga masih manual sehingga membutuhkan banyak sekali tenaga kerja dan tidak praktis akhirnya banyak orang beralih kepada mesin es balok otomatis, atau sistem direct cooling.

Sistem Direct Cooling

automatic direct cooling
(Sumber: PND)

Sangat berbeda dengan sistem sebelumnya, direct cooling menggunakan freon sebagai refrigeran. Sehingga proses pencetakan es tidak membutuhkan air garam.

Dengan begitu, hasil es yang di produksi lebih bersih, higienis, dan cepat. Penggunaan dan pengoperasian mesin juga dapat dilakukan dengan mudah dan praktis. Anda juga tidak perlu memerlukan crane untuk mengangkut cetakan es balok dari dalam tanah seperti sistem brine tank.

Tidak hanya itu, mesin es balok otomatis juga mampu memproduksi es balok dalam skala dari kecil hingga besar. Bahkan, Anda dapat memproduksi es dari kapasitas sebesar 1 ton saja per hari. Hal ini tentu berbeda jauh dengan sistem amonia yang hanya biasa memproduksi skala besar.

Baca juga:


PND Ice Making System menyediakan berbagai mesin es berkualitas dan ruang pendingin yang dapat mendukung operasional bisnis Anda. Kami berkomitmen memberikan produk dan pelayanan terbaik dengan dukungan layanan aftersales, garansi, dan kemudahan pembayaran melalui sistem kredit. Temukan solusi kebutuhan mesin es dan ruang pendingin Anda hanya di PND Ice!

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top