Maintenance Mesin Pembangunan Pabrik Es Konsultasi Franchise & Bisnis Es

Parameter Kualitas Air Untuk Budidaya Ikan

Pahami Parameter Kualitas Air Untuk Budidaya Ikan

Komponen yang paling penting dalam budidaya ikan adalah kualitas air. Parameter kualitas air yang tepat berguna untuk tumbuh kembang ikan budidaya. Cara pengelolaan yang umum mengenai parameter kualitas air untuk budidaya ikan adalah mengganti air secara berkala.

Cara demikian dapat dengan mudah dilakukan pembudidaya untuk mengelola kualitas air. Dengan begitu air di dalam kolam akan selalu berganti dan mutunya tetap terjaga dan memenuhi kebutuhan ikan untuk hidup.

Bagi Anda yang memiliki pembudidayaan ikan, mari kita simak pembahasan lebih lengkap mengenai parameter kualitas air untuk budidaya ikan.

Apa Itu Parameter Kualitas Air

Secara sederhana kualitas air merupakan suatu ukuran atau kondidi air yang dilihat dari karakter fisik, kimiawi, serta kondisi biologis. Kondisi atau penentuan bagaimana kualitas air untuk budidaya ikan itu ditentukan menggunakan istilah parameter.

Terdapat tiga jenis parameter untuk mengukur kualitas air. Parameter tersebut yaitu kualitas atau sifat fisika, kimia dan biologi. Parameter fisika bagi kualitas air adalah bau dan rasa, kekeruhan, suhu. Adapun parameter kimia adalah nutrien bahan organik, bahan non organik.

Kualitas air perlu dijaga tidak hanya untuk mengelola pembudidayaan perikanan namun juga untuk budidaya lain serta tak kalah penting untuk kehidupan manusia.

Aturan Parameter Kualitas Air untuk Budidaya Ikan

Terdapat banyak sekali masalah kualitas air yang biasa kita temukan dalam budidaya ikan, Umumnya masalahnya berupa penurunan kualitas air akibat pencemaran yang ditentukan oleh berbagai faktor. Pencemaran ini dapat berupa pencemaran fisika, kimia maupun biologis yang saling berhubungan.

Berikut ini penjelasan mengenai aturan parameter kualitas air yang dapat dijadikan referensi untuk pembudidayaan ikan. Aturan parameter untuk budidaya ikan ini berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001 (Kelas II) yang menggunakan parameter kimia.

Parameter Kualitas Air Untuk Budidaya Ikan
(PP No. 82 Tahun 2001)

Setiap aturan parameter diatas dapat dijadikan refrensi bagi para pembudidaya perikanan. Adapun pengaruh yang dapat mempercepat laju pertumbuhan budidaya yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. pH air

Parameter diatas akan mempengaruhi pH pada kualitas air kolam budidaya ikan. Nilai pH yang tinggi sampai dengan rendah memiliki pengaruh tersendiri.

Jika nilai pH yang rendah maka menyebabkan kelarutan logam-logam dalam air semakin besar dan bersifat toksik bagi organisme air kolam budidaya ikan. Namun jika nilai pH teramat tinggi dapat meningkatkan konsentrasi amoniak dalam air yang juga bersifat toksik bagi organisme air.

Baca Juga:

Cara yang tepat untuk dilakukan pembudidaya ikan adalah mengelola dan dan monitoring perubahan pH yang dapat menyebabkan ikan menjadi stress sehingga tidak tumbuh optimal.

2. Kapasitas air untuk budidaya ikan

Kapasitas air atau nama umumnya alkalinitas adalah sebuah gambaran untuk menetralkan kadar tingkat asam atau kuantitas anion di dalam air kolam, Fungsi ini bertujuan untuk menetralkan kation hidrogen.

parameter kualitas air untuk budidaya ikan
(pinterest.com)

Semakin meningkatnya alkalinitas dalam suatu kolam ikan budidaya,  makin tinggi kemampuan air untuk menyangga sehingga fluktuasi pH perairan makin rendah.

Kapasitas air sendiri juga memiliki fungsi mempertahankan kepekaan membran sel pada jaringan syaraf ikan melalui kalsium yang terkandung. Alkalinitas juga dapat terdapat dalam kalsium karbonat (CaCO3) dengan satuan ppm (mg/L).

3. Gambaran oksigen terlarut

Oksigen yang larut dalam kolam budidaya ikan sangat menggangu perkembangan ikan di kolam. Oksigen yang larut secara berlebihan dapat menyebabkan stress pada ikan karena otak tidak mendapat suplai oksigen yang cukup.

Ikan akan mengalami kematian karena kekurangan oksigen (anoxia). Kematian itu akibat dari jaringan tubuh ikan tidak dapat mengikat oksigen yang terlarut dalam darah.

Fungsi mengukur parameter kualitas air dan memonitoring oksigen pada kolam ikan juga mencegah ikan mengalami stress dan metabolism ikan meningkat.

4. Fosfat, Amoniak, Nitrat

Peningkatan fosfat, amoniak, nitrat pada kolam ikan yang mempengaruhi kualitas air disebabkan oleh sisa pakan pellet yang terbuang. Tidak semua pakan pellet ikan dimakan dengan bersih oleh ikan.

Proporsi pakan yang dapat ditangkap dan ditelan oleh ikan, hanya sebagian yang diasimilasi, sedangkan yang lainnya dibuang sebagai feses. Nilai fosfat dan amoniak yang tinggi akan memperlambat pertumbuhan dan reproduksi ikan.

5. Total Dissolve Solid (TDS)

Terjadinya total dissolve solid ini karena pengaruh antropogenik yang berupa limbah domestik berasal dari limbah cair rumah tangga. Limbar cair ini berupa sisa air cucian pakaian, air sabun dan air tinja.

Maka sangat penting bagi pemilik budidaya ikan memlih tempat yang strategis untuk pembudidayaan perikanan yang optimal. Ikan akan tumbuh menjadi kualitas unggul yang mampu bersaing dipasaran.

Pengelolaan Sumber Air untuk Budidaya Ikan

Sumber air ikan juga perlu diperhatikan jika Anda ingin memulai bisnis budidaya ikan. Perhatikan dengan baik darimana air kolam itu terisi untuk kehidupan ikan.

parameter kualitas air untuk budidaya ikan

parameter kualitas air untuk budidaya ikan
(pinterest.com)

Banyak jenis air yang bisa dijadikan untuk sumber air budidaya ikan, sebagai berikut. Berdasarkan asalnya sumber air yang dapat digunakan untuk kegiatan budidaya ikan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu air permukaan dan air tanah.

  • Air permukaan
    air hujan yang mengalami limpasan/ berakumulasi sementara ditempat tempat rendah misalnya : air sungai, waduk, danau dan rawa. Selain itu air permukaan dapat juga didefenisikan sebagai air yang berada disungai, danau, waduk, rawa dan badan air lainnya yang tidak mengalami infiltrasi kedalam.
  • Air tanah
    air hujan yang mengendap atau air yang berada dibawah permukaan tanah. Air tanah yang saat ini digunakan untuk kegiatan budidaya dapat diperoleh melalui cara pengeboran air tanah dengan kedalaman tertentu sampai diperoleh titik sumber air yang akan keluar dan dapat dipergunakan untuk kegiatan budidaya ikan.

Penutup

Perkembangan bisnis ikan yang berjalan baik adalah dengan tingginya kualitas ikan hasil budidaya. Dengan demikian pembudidaya ikan diharapkan dapat mengelola dan memantau (monitoring) parameter kimia kualitas perairan atau air kolam budidaya dengan tepat secara berkala.

PND menyediakan berbagai macam mesin es yang dapat digunakan untuk menunjang hasil dan menjaga kualitas ikan hasil budidaya. Tersedia mesin es flake yang dapat menunjang operasional budidaya ikan Anda.


PND Ice Making System adalah perusahaan penyedia mesin es dan ruang pendingin yang telah melayani project di seluruh Indonesia. Kami menyediakan mesin es tube dan mesin es cube untuk sektor konsumsi yang telah memenuhi standar food grade.

Bagi pelaku industri, PND juga menyediakan mesin es balok, mesin es slurry, dan mesin es flake yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai sektor. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim profesional kami sekarang!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top