Maintenance Mesin Pembangunan Pabrik Es Konsultasi Franchise & Bisnis Es

ukuran utama kapal

Ukuran Utama Kapal Perikanan

Ukuran utama kapal adalah pengukuran yang dilakukan pada secara membujur dan melintang. Ukuran utama kapal juga terdapat pada kapal perikanan. Kapal perikanan adalah kapal untuk aktivitas perikanan, seperti menangkap dan mengumpulkan hasil perikanan, mengelola hasil budidaya, dan untuk beraktivitas di perairan.

Sebelum Anda menggunakan kapal perikanan, Anda perlu mengetahui pengukuran utama kapal. Tujuannya adalah untuk menentukan tonase kotor dan bersih pada sebuah kapal sebelum dioperasikan. Selain itu, Anda juga perlu mengenal terlebih dahulu seputar bagian-bagian kapal perikanan.

Bagian-bagian kapal perikanan

ukuran utama kapal
(Unsplash)

Sebagai penangkap ikan ataupun pemilik usaha di bidang perikanan, ada bagian-bagian kapal yang harus Anda kenali terlebih dahulu, seperti geladak, rumah kemudi, ruang mesin, ruang kerja, dan palka ikan.

Geladak berfungsi untuk mempertahankan bentuk kapal agar tetap melintang dan juga menutup bagian badan atas kapal sehingga kedap terhadap air. Rumah kemudi adalah bangunan yang menyerupai bangunan rumah yang terletak pada geledak utama di bagian atas.

Ruang mesin berfungsi untuk menyangga mesin utama supaya ketika kapal sedang oleng mesin utama bisa tetap berada di tempatnya. Ruang selanjutnya adalah ruang kerja yang digunakan untuk melakukan kegiatan selama beraktivitas di atas laut. Dan palka ikan berfungsi sebagai tempat menyimpan tangkapan ikan.

Itulah bagian-bagian kapal perikanan yang dapat Anda ketahui. Selanjutnya adalah pengukuran utama kapal pada kapal perikanan. Anda temukan penjelasannya secara mendalam di sini.

Ukuran Utama Kapal

ukuran utama kapal
(Unsplash)

Ukuran utama kapal dilakukan secara membujur dan melintang. Pengukuran secara membujur dilakukan pada bagian panjang kapal. Lalu, pengukuran secara melintang pada lebar kapal, dalam kapal, dan sarat kapal. Dari setiap bagian tersebut terdapat pembagian masing-masing yang dapat Anda lihat di bawah ini.

A. Pengukuran secara membujur (longitudal)

ukuran utama kapal
(Membujur)

1. Panjang kapal atau Length (L)

Dalam menentukan panjang kapal terdapat beberapa istilah panjang kapal yang biasa digunakan dalam pengukuran kapal, yaitu panjang seluruh kapal, panjang garis air kapal, panjang garis tegak kapal, garis tegak buritan, dan garis tegak haluan.

  • Panjang seluruh kapal atau Length over all (Loa) adalah panjang keseluruhan kapal pada bagian ujung depan haluan sampai ujung belakang buritan.
  • Panjang garis air kapal atau Length of Waterline (Lwl) adalah jarak mendatar dari sisi belakang linggi haluan sampai sisi depan linggi buritan yang dilakukan pengukuran pada garis air muatan penuh.
  • Panjang garis tegak kapal atau Length between perpendicular (Lbp) adalah panjang antara garis tegak buritan dan garis tegak haluan.
  • Garis tegak buritan atau After perpendicular (AP) adalah garis perpotongan antara garis air dengan linggu buritan.
  • Garis tegak haluan atau Fore perpendicular (FP) adalah garis perpotongan antara garis dengan linggu haluan.

B. Pengukuran secara melintang (transverse)

1. Lebar kapal atau Breadth (B)

ukuran utama kapal
(Melintang)

Pengukuran lebar kapal dilakukan pada ban terlebar dari badan kapal. Jenis ukuran lebar pada kapal adalah ukuran lebar ekstrim dan lebar mal.

  • Lebar ekstrem atau Breadth Extreme adalah lebar kapal yang diukur dari kulit kapal di bagian luar sampai bagian luar sisi lainnya. Pada bagian kulit kapal di bagian luar sisi lainnya diukur pada bagian tengah kapal.
  • Lebar Mal atau Breadth Moulded adalah lebar kapal yang diukur dari bagian gading tengah sebelah kanan dengan gading tengah sebelah kiri kapal yang diukur pada bagian luar gading.

2. Dalam kapal atau Depth (H)

  • Dalam kapal atau depth adalah bagian yang dihitung dari jarak tegak dari garis dasar sampai garis geladak terendah di tepi yang diukur di tengah-tengah kapal.
  • Bagian dalam terbesar adalah H max dari lambung kapal yang terendam di dalamair yang diukur dari garis air muat sampai bagian terendah pada saat even keel atau sarat rata.

3. Sarat kapal atau Draft (T)

  • Draft adalah sarat kapal yang diukur dari garis dasar hingga garis air muat.
  • Bagian sarat terbesar adalah T max yang terendam di dalam air yang diukur dari garis air muat sampai bagian kapal paling rendah.

Penutup

Demikian ukuran utama kapal yang dapat Anda ketahui sebelum mengoperasikan kapal perikanan Anda. Kapal yang menjadi sarana transportasi bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya, tanpa adanya kerusakan sedikitpun.

Setelah kegiatan di perairan dilakukan dalam jangka waktu tertentu, biasanya Anda akan memperoleh hasil panen ikan segar yang bisa dijadikan sebagai komoditas ekspor perikanan yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, hasil panen ikan juga dapat disimpan dengan memberikan es batu semacam es balok di sekitar ikan.

Untuk menjaga hasil panen ikan, Anda dapat menggunakan mesin es sebagai tempat penyimpanan ikan. Namun jika Anda menginginkan penyimpanan yang maksimal, Anda bisa menggunakan ruang penyimpanan seperti Cold Room dari PND untuk menjaga kesegaran ikan.

Baca Juga:


Perikanan dan hasil laut adalah produk segar yang perlu penyimpanan baik agar tetap segar dan tahan lama. Bila Anda pelaku usaha perikanan, Anda bisa menggunakan mesin pendingin ikan di kapal untuk mendinginkan hasil panen dan perikanan agar kualitasnya terjaga. Untuk penyimpanan lebih maksimal, gunakan pula ruang pendingin ikan.

PND Ice Making System menyediakan berbagai mesin es berkualitas dan ruang pendingin yang dapat mendukung operasional bisnis Anda. Kami berkomitmen memberikan produk dan pelayanan terbaik dengan dukungan layanan aftersales, garansi, dan kemudahan pembayaran melalui sistem kredit. Temukan solusi kebutuhan mesin es dan ruang pendingin Anda hanya di PND Ice!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top